Pemilihan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sman 1 Sungai Geringging Berlangsung Demokratis

Pemilihan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sungai Geringging Berlangsung Demokratis

Pemilihan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sungai Geringging Berlangsung Demokratis

SMAN 1 Sungai Geringging telah melaksanakan kegiatan Pemilihan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum secara demokratis dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menerapkan prinsip keterbukaan, kebersamaan, dan partisipasi aktif dalam menentukan pemimpin yang akan membantu mengembangkan kualitas pendidikan di sekolah.

Proses pemilihan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa tanggung jawab. Seluruh pemilih yang terdiri dari unsur pimpinan, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan yang memiliki hak suara turut berpartisipasi dalam memberikan pilihannya. Jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya tercatat sebanyak 51 orang.

Dalam pemilihan tersebut, Elza Fitri Nanda, S.Pd., yang berada pada nomor urut 1, berhasil memperoleh kepercayaan mayoritas pemilih dan terpilih sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sungai Geringging.

Terpilihnya Elza Fitri Nanda, S.Pd. diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pengelolaan dan pengembangan kurikulum di SMAN 1 Sungai Geringging. Dengan pengalaman, dedikasi, dan kompetensi yang dimiliki, beliau diharapkan mampu mendukung program-program sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat implementasi kurikulum, serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang semakin berkualitas.

Kepala sekolah beserta seluruh warga SMAN 1 Sungai Geringging menyampaikan ucapan selamat kepada Elza Fitri Nanda, S.Pd. atas amanah yang telah diberikan. Semoga jabatan yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan SMAN 1 Sungai Geringging.

Pemilihan ini menjadi bukti bahwa budaya demokrasi dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah, sehingga setiap keputusan yang diambil merupakan hasil musyawarah dan partisipasi bersama untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.